Home Direktori Layanan

Perubahan Metode Pembukuan dan/atau Tahun Buku Kedua, dan Seterusnya

Perubahan Metode Pembukuan dan/atau Tahun Buku Kedua, dan Seterusnya Layanan ini diberikan kepada Wajib Pajak yang menyampaikan permintaan perubahan metode pembukuan dan/atau tahun buku untuk mendapatkan persetujuan sehubungan dengan penggunaan metode pembukuan dan/atau tahun buku untuk yang kedua dan seterusnya sesuai dengan keperluan Wajib Pajak.

Prosedur
Wajib Pajak menyampaikan permintaan perubahan metode pembukuan dan/atau tahun buku kedua, dan seterusnya ke Kantor Wilayah DJP melalui KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Persyaratan dan Dokumen
a. SPT Tahunan PPh tahun terakhir telah dimasukkan;
b. apabila ada utang pajak, maka utang pajak yang telah jatuh tempo pembayarannya harus sudah dilunasi oleh Wajib Pajak;
c. surat permohonan perubahan metode pembukuan dan/atau tahun buku, dengan menyebutkan:
1) identitas Wajib Pajak;
2) perubahan metode pembukuan dan/atau tahun buku untuk yang ke berapa;
3) alasan permohonan dan maksud/tujuan usul perubahan dalam bentuk surat pernyataan yang harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a) perubahan metode pembukuan dan/atau tahun buku dikehendaki oleh pemegang saham, pemberi kredit, partner usaha, pemerintah atau pihak-pihak lainnya, dimana apabila metode pembukuan dan/atau tahun buku  tidak diubah akan mengakibatkan kesulitan dan atau kerugian bagi perusahaan.
b) permohonan perubahan metode pembukuan dan/atau tahun buku  tersebut baru pertama kali diajukan dan tidak ada niat untuk melakukan perubahan lagi pada tahuntahun yang akan datang.
c) tidak ada maksud bahwa perusahaan dengan sengaja berusaha untuk melakukan penggeseran laba/rugi guna meringankan beban pajak.

Jangka Waktu Penyelesaian
Paling lama 14 (empat belas) hari setelah surat permintaan diterima dengan lengkap dari KPP.Peraturan Terkait Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan Tahun Berjalan.