Home Direktori Layanan

Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 S

Kewajiban untuk melaporkan pajak atas penghasilan:
a. dari satu atau lebih pemberi kerja;
b. dalam negeri lainnya; dan/atau
c. yang dikenakan Pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final, bagi Wajib Pajak orang pribadi.

Prosedur
Wajib Pajak orang pribadi menyampaikan SPT Tahunan 1770 S:
a. secara langsung;
b.  melalui pos dengan bukti pengiriman surat; atau
c.  dengan cara lain melalui:
1)  perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat; atau
2)  saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak sesuai dengan perkembangan teknologi informasi meliputi:
a)  laman Direktorat Jenderal Pajak;
b) laman penyalur SPT elektronik;
c)  saluran suara digital yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak untuk Wajib Pajak tertentu; d)  jaringan komunikasi data yang terhubung khusus antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Wajib Pajak; e)  saluran lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak.

Persyaratan dan Dokumena
a. induk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 S;
b. lampiran 1770-I dan 1770-II;
c. bukti potong 1721-A1/A2;
d. bukti pembayaran zakat/sumbangan wajib keagamaan;
e. penghitungan angsuran PPh Pasal 25 tahun berikutnya.

Batas Waktu Penyampaian
Pelaporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi 1770 S paling lama 3 (tiga) bulan setelah akhir Bagian Tahun Pajak.

Peraturan Terkait
a. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 243/PMK.03/2014 tentang Surat Pemberitahuan (SPT) s.t.d.d Peraturan Menteri Keuangan Nomor 9/PMK.03/2018;
b. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-34/PJ/2010 tentang Bentuk Formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi dan Wajib Pajak Badan Beserta Petunjuk Pengisiannya s.t.d.t.d. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-30/PJ/2017;
c. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-01/PJ/2016 tentang Tata Cara Penerimaan dan Pengolahan SPT Tahunan;
d. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-01/PJ/2017 tentang Surat Pemberitahuan Elektronik.